Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemekasan, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Wayang Kulit Khas Madura sebagai upaya melestarikan warisan budaya daerah yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTBI)

Kegiatan tersebut dijadwalkan digelar selama 7 hari kedepan, dipusatkan di Pendopo Budaya Jl Jokotole Pamekasan, Selasa (3-10/11/2026). Diikuti para seniman dan guru seni jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkungan Disdikbud Pamekasan.

Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Basri Yulianto melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Hairul Saleh menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan wayang kulit khas Madura melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam proses pembuatannya.

“Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana diseminasi atau penyebarluasan pengetahuan tentang wayang kulit kepada generasi muda, khususnya para siswa, serta masyarakat luas,” kata Hairul Saleh, Selasa (3/11/2026).

Pada angkatan pertama, jumlah peserta yang mengikuti bimtek tersebut tercatat sebanyak 10 orang. “Para peserta nantinya kita harapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus meneruskan tradisi pembuatan wayang kulit khas Madura kepada lingkungan pendidikan dan masyarakat,” ungkapnya.

“Sebab kami meyakini bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan mempertahankan keberadaan warisan budaya, tetapi juga perlu dilakukan melalui proses pewarisan pengetahuan dan keterampilan kepada generasi berikutnya,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap tradisi pembuatan wayang kulit khas Madura dapat terus berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas. Pelestarian tersebut juga diharapkan berlangsung secara berkesinambungan, dari generasi sekarang hingga generasi mendatang.

“Melalui kegiatan ini, kami juga merencanakan pelaksanaan bimtek untuk angkatan berikutnya sebagai bentuk keberlanjutan program pelestarian budaya daerah,” pungkasnya. [pin/ted]

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *