
Jombang (beritajatim.com) – Tak ada yang lebih menyakitkan bagi seorang ibu selain harus menyaksikan anak yang dilahirkannya meregang nyawa di depan mata. Peristiwa memilukan itulah yang dialami Mun (59), warga Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Kamis (5/11/2026).
Mun tak kuasa menahan tangis. Jerit histerisnya pecah saat melihat anaknya, IH (35), terkapar tak bernyawa setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan dengan sebuah truk. Di tengah kepanikan dan rasa sakit akibat luka yang juga dideritanya, Mun harus menerima kenyataan pahit: sang anak meninggal dunia di lokasi kejadian.
Tragedi ibu dan anak ini terjadi di Jalan Raya Gambiran, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, sekitar pukul 13.40 WIB. Saat itu, Mun dibonceng IH menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S-4819-OAR.
Nahas, perjalanan keduanya berakhir tragis setelah sepeda motor tersebut bertabrakan dengan truk Hino bernomor polisi L-9443-UK yang dikemudikan RN (30), warga Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Benturan keras membuat IH meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Mun mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis. Adapun pengemudi truk dilaporkan tidak mengalami luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Nurul Iman, membenarkan adanya kecelakaan yang merenggut satu nyawa tersebut. “Satu orang pengendara sepeda motor meninggal di lokasi,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula ketika truk Hino melaju dari arah barat ke timur. Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas di sisi kiri saat hendak berbelok ke utara.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai IH melaju searah di sisi kiri truk. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber