/data/photo/2026/11/06/6aedd54c5050e.jpg)
MALANG, KOMPAS.com – Rambu halte atau shelter Bus Trans Jatim di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jawa Timur, diduga dirusak oleh orang tak dikenal. Perusakan itu terjadi tak lama setelah Bus Trans Jatim Koridor II rute Kabupaten Malang mulai beroperasi.
Dugaan perusakan salah satu fasilitas pendukung Bus Trans Jatim tersebut viral di media sosial. Dalam unggahan akun TikTok AboutMalang.com, terlihat dua orang berusaha melepas rambu yang terpasang di depan sebuah sekolah di Kecamatan Gondanglegi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menerjunkan tim untuk menelusuri kerusakan dan mencari pihak yang bertanggung jawab.
Kepala Seksi Sarana Angkutan Umum Dishub Jatim, Cito Eko Yuly Saputro, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai dugaan perusakan itu sejak Kamis (5/11/2026).
Eko mengatakan, tim Dishub Jatim telah bergerak menuju Kecamatan Gondanglegi untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, paguyuban, dan kepolisian setempat.
“Tadi barusan kami koordinasi. Saya dapat info itu sudah dari kemarin. Ini tim menuju ke Gondanglegi untuk koordinasi dengan kabupaten, para paguyuban, sama polisi setempat,” kata Eko kepada Kompas.com, Jumat (6/11/2026).
Menurut Eko, Dishub masih mendalami kejadian tersebut, termasuk mencari tahu identitas pelaku dan bentuk kerusakan fasilitas umum yang terjadi.
Eko menegaskan, perusakan fasilitas umum dapat dikenai sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun, Dishub Jatim masih melakukan pendalaman sebelum menentukan langkah lebih lanjut.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber