
SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Koordinator Pedagang Pasar Surabaya, Gus Hafidz atau yang akrab disapa Abu Nawas, mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda),
SURABAYA (KabarJawatimur) — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Jawa Timur mendorong agar bonus demografi tidak hanya dipandang sebagai besarnya jumlah penduduk usia muda,
SURABAYA (KabarJawaTimur) — Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Tri Didik Adiono, meminta petugas front office Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya di Gedung Siola bersikap ramah dalam melayani warga.
Didik menilai petugas front office merupakan garda terdepan sekaligus wajah pelayanan publik. Karena itu, keramahan dan sikap profesional harus menjadi standar utama ketika berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Front office itu pelayanan mendasar, apalagi sebagai front desk dia adalah front line di depan. Jadi, petugas itu pertama harus ramah dalam kondisi apa pun, baik kondisi capek, ada persoalan di rumah, tetapi harus melayani masyarakat ini dengan baik,” ujar Tri Didik Adiono di Surabaya, Senin (31/8/2026).
Politisi PDI Perjuangan Surabaya yang akrab disapa Didik Beldex itu mengatakan, Dispendukcapil merupakan dinas yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Hal serupa juga berlaku pada pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan.
Menurutnya, buruknya pelayanan di lini terdepan dapat berdampak terhadap citra instansi secara keseluruhan.
“Apabila pelayanan yang paling depan tidak bagus, itu dampaknya secara tidak langsung yang kena adalah dinasnya, kecamatan, dan kelurahan,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber