:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Penampakan-stiker-yang-dipasang-pada-sepeda-motor-milik-warga-Kampung-Lemah-Putro.jpg)
SURYA.co.id, Surabaya – Tingginya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya mendorong warga Kampung Lemah Putro mengambil langkah pencegahan yang tidak biasa. Selain memperkuat sistem keamanan lingkungan, warga memasang stiker identitas khusus pada sepeda motor sebagai penanda kendaraan milik warga setempat.
Langkah ini diterapkan di Kampung Lemah Putro RW 9, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur, yang dihuni sekitar 130 kepala keluarga (KK) dan berada di kawasan padat penduduk di pusat Kota Surabaya.
Pemasangan stiker dilakukan atas inisiatif pengurus RT dan RW sebagai upaya memperkuat pengawasan lingkungan terhadap potensi tindak kejahatan curanmor.
Ketua RW 9 Kampung Lemah Putro, Agung Diponegoro, menjelaskan bahwa program tersebut melengkapi langkah pengamanan yang selama ini telah diterapkan warga.
Dalam wawancara dengan reporter SURYA.co.id, Sabtu (7/11/2026), Agung mengatakan pemasangan stiker dilakukan secara sukarela pada kendaraan warga.
“Pihak RT RW punya inisiatif selain hanya menyarankan warga untuk kunci ganda, kami berikan pemasangan stiker,” ujar Agung.
Menurutnya, stiker tersebut berfungsi sebagai identitas kendaraan warga sehingga lebih mudah dikenali apabila berpindah tangan atau ditemukan di lokasi lain.
“Bentuk stikernya juga berbeda, hanya menggunakan logo hasil inovasi dari Lemah Putro itu sendiri,” ungkapnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber