ANTARA – Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus menggenjot upaya penanganan titik api batu bara di bawah badan Jalan Pantai Amal Lama yang dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (31/8). Meski telah dilakukan pengerukan hingga kedalaman sekitar delapan meter, material batu bara di dalam tanah terpantau masih membara dan membentuk rongga, sehingga memerlukan koordinasi lanjutan dengan Tim Ahli demi memaksimalkan mitigasi di lapangan. (Rohil Fidiawan Mokmin/Andi Bagasela/Rijalul Vikry)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *