Liputan6.com, Jakarta – Gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, mendapat dukungan langsung dari masyarakat. Warga tidak sekadar menyambut kedatangan para peserta, tetapi juga menyumbangkan kebutuhan pangan untuk menunjang pelaksanaan agenda besar tersebut.

Sumbangan diberikan secara sukarela. Warga membawa beragam kebutuhan, mulai dari beras, sayuran, kambing, hingga sapi untuk diserahkan kepada pihak pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap Muktamar NU 2026.

Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengatakan bantuan tersebut menjadi salah satu hal yang membuatnya terharu. Sebab, masyarakat datang atas inisiatif sendiri tanpa terlebih dahulu diminta panitia.

“Ada warga yang datang menyumbang beras, ada yang membawa sayur, bahkan ada pula yang membawa kambing hingga sapi,” ujar Gus Ipul, Jumat (28/8/2026).

Menurutnya, warga yang datang membawa bantuan tidak menjadikan sumbangan tersebut sebagai ajang untuk mendapatkan pengakuan. Sebagian justru meminta agar nama mereka tidak disebut.

Gus Ipul menuturkan, sejumlah warga bahkan hanya menyampaikan pesan sederhana ketika menyerahkan bantuan. Sumbangan tersebut ditujukan untuk para kiai dan Nahdlatul Ulama.

Menurut Gus Ipul, spontanitas masyarakat tersebut menunjukkan adanya ikatan yang kuat antara NU dan warga di akar rumput.

Dukungan terhadap muktamar tidak hanya datang dari struktur kepanitiaan maupun organisasi, tetapi juga masyarakat yang merasa memiliki hubungan kultural dengan pesantren dan para ulama.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *