Jombang, blok-a.com – Rangkaian kejadian kekerasan mewarnai suasana setelah kegiatan Ijazah Kubro salah satu perguruan pencak silat di Tambakberas, Jombang, pada pertengahan Agustus 2026. Polres Jombang mengungkap tiga kasus yang terjadi di sejumlah lokasi, mulai dari pengeroyokan, pembacokan pelajar hingga pembakaran sepeda motor.

Dari tiga perkara tersebut, polisi telah menetapkan sejumlah tersangka. Beberapa pelaku lainnya masih diburu dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut kepolisian terhadap sejumlah kejadian yang terjadi setelah kegiatan Ijazah Kubro.

“Polres Jombang menindaklanjuti beberapa kejadian pasca selesainya kegiatan Ijazah Kubro. Kami berhasil mengungkap sebanyak tiga kejadian pengeroyokan dan pembakaran,” ujar Ardi saat konferensi pers, Selasa (1/9/2026)

Ia menegaskan, kepolisian tidak akan membiarkan aksi kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, tindakan tegas tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Polres Jombang untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Khususnya setelah munculnya gesekan yang melibatkan kelompok remaja dan pemuda.

Ardi juga meminta masyarakat, terutama orang tua, meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka.

Kapolres menambahkan, masyarakat dapat segera menghubungi kepolisian apabila menemukan adanya gangguan keamanan.

“Apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Kepolisian melalui Hotline 110. Polres Jombang siap memberikan respons cepat, hadir di tengah masyarakat, dan memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *