MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Jawa Timur secara bertahap memenuhi kebutuhan armada angkutan kota (angkot) untuk layanan angkutan pelajar gratis yang mulai beroperasi sejak Senin (31/8). 

Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra di Kota Malang, Selasa, mengatakan, jumlah angkot yang ideal untuk dioperasikan sebagai angkutan pelajar gratis adalah 96 unit dan hingga kini baru terpenuhi sebanyak 66 unit.

“Jadi sekarang itu menunggu karena angkutan kota bisa dari koperasi yang bekerja sama dengan Dishub menjalankan angkutan pelajar gratis, untuk awal ini 66 unit dulu,” kata Widjaja.

Dishub Kota Malang menerapkan standar ketat dalam pelaksanaan layanan itu, setiap angkot yang didaftarkan melalui koperasi harus terlebih dahulu menjalani verifikasi kartu pengawasan angkutan.

Ia menyebut, apabila kartu pengawasan angkutan telah dinyatakan sesuai, maka sebuah angkot dinyatakan layak beroperasi sebagai angkutan pelajar gratis.

“Karena dengan kartu itu dia lolos syarat uji KIR dan dipastikan STNK-nya hidup. Jadi, satu syarat sudah meliputi banyak komponen,” ucapnya.

“Iya koperasi, karena saya tahunya dengan koperasi bukan dengan masing-masing angkutan,” ujarnya.

Selain itu, Dishub Kota Malang memastikan terus melakukan sosialisasi bergulirnya layanan tersebut kepada sekolah, murid, dan orang tua dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *