BANYUWANGI, investor.id – Tingkat penduduk miskin di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip Selasa (1/9/2026), tingkat kemiskinan Banyuwangi mencapai 6,13% pada 2025, turun 0,41 poin persentase dibandingkan 2024 yang sebesar 6,54%.

Penurunan tersebut memperpanjang tren positif penanganan kemiskinan di Banyuwangi. Pada 2021, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 8,07%, kemudian turun menjadi 7,51% pada 2022 dan kembali melandai menjadi 7,34% pada 2023.

Berdasarkan data BPS mengenai persentase penduduk miskin menurut kabupaten/kota di Jawa Timur, tingkat kemiskinan Banyuwangi sebesar 6,13% lebih rendah dibandingkan 28 kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur. Capaian tersebut menempatkan Banyuwangi sebagai salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan terendah di Jawa Timur.

Adapun daerah dengan tingkat kemiskinan lebih rendah daripada Banyuwangi didominasi wilayah berstatus kota. Beberapa di antaranya adalah Kota Batu sebesar 2,86%, Kota Surabaya 3,56%, Kota Malang 3,85%, dan Kota Madiun 3,89%.

Kondisi tersebut menunjukkan tingkat kemiskinan Banyuwangi relatif rendah dibandingkan sejumlah daerah lain di Jawa Timur, meskipun karakteristik wilayah kabupaten memiliki cakupan geografis yang lebih luas dan menghadapi tantangan pembangunan di kawasan perdesaan.

Di antara daerah kabupaten, Banyuwangi mencatat tingkat kemiskinan yang relatif rendah dibandingkan kabupaten lain dengan karakteristik wilayah yang luas.

Penurunan angka kemiskinan tersebut tidak terlepas dari berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah untuk menangani kemiskinan sekaligus mendorong pemulihan ekonomi lokal.

Berbagai program penanganan kemiskinan dan penguatan ekonomi lokal perlu terus digencarkan sebagai bagian dari upaya menjaga tren penurunan kemiskinan di Banyuwangi secara berkelanjutan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *