TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO – Sekitar 300 santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah makan bersama.

Para korban yang merupakan siswa SMP hingga SMA tersebut kini menjalani perawatan di tiga rumah sakit, Selasa (1/9/2026) malam.

Sekitar 230 santri dirawat di RSUD RT Notopuro Sidoarjo, sekitar 60 santri di RSI Siti Hajar Sidoarjo, dan belasan lainnya di RS Delta Surya Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo, Subandi, memastikan seluruh korban sudah mendapat penanganan, sedangkan penyebab dugaan keracunan masih belum diketahui.

“Semua sudah mendapat perawatan. Kami terus memonitornya secara langsung. Anak-anak dirawat dengan baik di tiga rumah sakit,” kata Subandi saat mengunjungi RSUD RT Notopuro Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).

Selain memantau langsung, bupati juga memerintahkan semua jajarannya untuk bergerak, memberi pelayanan terbaik kepada anak-anak yang diduga mengalami keracunan.

Data-data itu berada di layar monitor yang dipasang di depan pintu masuk IGD RSUD RT Notopuro Sidoarjo. 

“Sekali lagi, kami tegaskan semua sudah mendapat perawatan. Data pastinya, terus kita update karena pasien masih terus berdatangan,” lanjutnya. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *