
MALANG, DISWAYMALANG.ID– Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah penghasil kelapa penting di Jawa Timur. Produksi kelapa dari perkebunan rakyat di daerah ini mencapai sekitar 16.409 ton pada 2024, setelah sebelumnya 16.425 ton pada 2023 dan 16.698 ton pada 2022.
Besarnya potensi tersebut membuat kelapa tetap menjadi salah satu komoditas perkebunan yang menarik untuk diperhatikan di Kabupaten Malang. Momentum Hari Kelapa Sedunia yang diperingati setiap 2 September sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya tanaman kelapa bagi petani, pangan, industri dan perekonomian.
Peringatan Hari Kelapa Sedunia memiliki sejarah yang berkaitan erat dengan pembentukan Asian and Pacific Coconut Community (APCC). Organisasi kerja sama negara-negara penghasil kelapa di kawasan Asia-Pasifik itu dibentuk pada 2 September 1969.
Tanggal 2 September kemudian dipilih sebagai Hari Kelapa Sedunia untuk meningkatkan perhatian terhadap komoditas kelapa dan masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor tersebut.
Peringatan secara resmi mulai dilakukan pada 2009. Sejak itu, Hari Kelapa Sedunia menjadi momentum untuk mengangkat berbagai persoalan industri kelapa, mulai dari produktivitas kebun, kesejahteraan petani, pengembangan produk turunan hingga peluang perdagangan.
Indonesia memiliki kepentingan besar dalam momentum tersebut. Indonesia merupakan produsen kelapa terbesar kedua di dunia. Produksi nasional pada 2023 tercatat sekitar 2,83 juta ton.
Data Kementerian Pertanian juga memperkirakan produksi kelapa Indonesia pada 2024 sekitar 2,82 juta ton. Angka tersebut menunjukkan besarnya posisi Indonesia dalam rantai pasok kelapa dunia.
Kelapa tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Hampir seluruh bagian tanaman memiliki nilai guna.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber