Sampang (beritajatim.com) – Tiga kecamatan di Kabupaten Sampang bakal digelontor dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan minyak dan gas (migas) asal Malaysia dengan total sekitar Rp2 miliar pada 2026. Dana tersebut rencananya dibagi untuk Kecamatan Banyuates, Ketapang, dan Sokobanah yang menjadi daerah terdampak kegiatan kontraktor kontrak kerja sama (K3S) di lepas pantai utara Madura.

Anggaran CSR tersebut akan digunakan untuk sejumlah program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Program yang disiapkan meliputi pengembangan wisata, rehabilitasi dan pembangunan lembaga sekolah, dukungan UMKM, pembangunan tempat pelelangan ikan, gapura, jembatan, Rumah Pintar, hingga tangkis laut.

Di Kecamatan Banyuates, dana CSR akan diarahkan untuk pengembangan wisata di Desa Trapang. Selain itu, terdapat program rehabilitasi dan pembangunan lembaga sekolah serta dukungan bagi UMKM.

Selanjutnya, Kecamatan Ketapang akan mendapatkan program pembangunan tempat pelelangan ikan, gapura, dan jembatan.

Sementara di Kecamatan Sokobanah, dana CSR akan digunakan untuk rehabilitasi Rumah Pintar, pembangunan tangkis laut, serta rehabilitasi lembaga sekolah setingkat pendidikan dasar.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sampang, Kustantina, mengatakan seluruh kegiatan CSR tersebut sebelumnya telah melalui tahapan penjaringan aspirasi masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ditargetkan mulai dilakukan pada September 2026.

“Dalam minggu ini kami akan mengirim surat pemberitahuan bahwa akan dimulainya kegiatan,” ujarnya, Rabu (2/9/2026).

Kustantina belum dapat merinci kebutuhan anggaran untuk setiap item kegiatan. Namun, total dana yang dikucurkan perusahaan migas di Pantura Sampang tersebut berkisar Rp2 miliar.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *