SIDOARJO, KOMPAS.TV – Bupati Sidoarjo Subandi mengungkap perkembangan jumlah korban dugaan keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) di Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur. 

Menurutnya, total korban dugaan keracunan ada 516 orang. Di antara jumlah tersebut, sebagian besar sudah boleh pulang. 

“Yang masih di rumah sakit, ini kurang lebih 88 pasien,” ujar Subandi dalam program Breaking News KompasTV, Rabu (2/9/2026).

Ia mengungkap pasien korban dugaan keracunan MBG itu dirawat di sejumlah rumah sakit, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro, RS Delta Surya, RS Siti Hajar, RS Pusura, RS Aisyiyah, RS Bhayangkara, RS Arafah Anwar, dan RS Assakinah Medika.

Subandi mengungkap keluhan yang sering disampaikan korban adalah pusing, nyeri perut, sampai sesak. Namun, kondisi korban saat ini menurutnya sudah berangsur membaik. 

“Insyaallah hari ini nanti sudah bisa keluar semuanya. Bisa keluar semua karena kondisinya sudah membaik semuanya. Ini tinggal kita nunggu pemulihan saja,” ujarnya. 

Ia membeberkan, semua korban yang masih dirawat di rumah sakit tidak ada yang menempati ruang Intensive Care Unit (ICU), tetapi di ruang rawat biasa karena tinggal proses pemulihan. 

Subandi menegaskan para korban dugaan keracunan yang mulai masuk rumah sakit sejak Selasa (1/9) malam kemarin, saat ini sudah tertangani dengan baik. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *