
Jombang (beritajatim.com) – Seorang penggembira Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), H. N. M. Syaifur Rijal atau yang akrab disapa Gus Rijal, meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama empat hari di RSUD Jombang, Rabu (2/8/2026).
Berdasarkan penelusuran beritajatim.com, Gus Rijal diketahui merupakan Ketua DPC PKB Kabupaten Pati Jawa Tengah periode 2026–2031. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Gus Rijal akan dibawa ke rumah duka di Kabupaten Pati.
Direktur RSUD Jombang dr Pudji Umbaran menjelaskan, Gus Rijal masuk ke rumah sakit pada hari kedua pelaksanaan Muktamar ke-35 NU atau Jumat (28/8/2026). Selama menjalani perawatan, pihak rumah sakit memberikan penanganan intensif di salah satu ruangan.
Namun, kondisi Gus Rijal tidak kunjung membaik. Ia menghembuskan napas terakhir di RSUD Jombang pada Rabu (2/8/2026). Gus Rijal diketahui mengalami gejala stroke akibat pecah pembuluh darah. “Dia mengalami pecah pembuluh darah. Tadi siang sehabis zuhur meninggal dunia,” ujar dr Pudji.
Gus Rozaq memastikan bahwa almarhum hadir dalam kegiatan Muktamar ke-35 NU sebagai penggembira, bukan sebagai peserta maupun delegasi resmi muktamar.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Gus Rijal. Almarhum adalah penggembira, bukan peserta muktamar. Bukan delegasi muktamar. Mungkin kecapekan,” ujar Ketua Umum YPPBU (Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas Jombang ini.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Jombang Anas Burhani juga membenarkan kabar meninggalnya Gus Rijal. Pihaknya turut membantu proses pengurusan ambulans untuk membawa jenazah menuju rumah duka di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. “Namun saya tidak tahu secara pasti apakah yang bersangkutan Ketua DPC PKB Pati,” kata Anas.
Kepergian Gus Rijal menjadi kabar duka dalam rangkaian pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Jombang. Sejumlah pihak menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu penggembira yang hadir dalam agenda besar organisasi Nahdlatul Ulama tersebut. [suf]
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber