
Persatuan Sepak Bola Surabaya atau dikenal Persebaya Surabaya adalah sebuah klub sepak bola profesional Indonesia yang berada di Kota Surabaya, Jawa Timur. Saat ini Persebaya berkompetisi Liga 1 Indonesia. Persebaya berkandang di Stadion Gelora Bung Tomo yang sebelumnya berbasis di Stadion Gelora 10 November. Stadion Gelora Bung Tomo sendiri dapat menampung 46.806 penonton setelah renovasi.
Dikutip dari jurnal Persebaya Surabaya Pada Masa Kolonial Hingga Kemerdekaan Tahun 1927-2004 Oleh Mochamad Nizar Romadhan, Persebaya didirikan oleh M. Pamoedji pada 18 Juni 1927 di Surabaya, Hindia Belanda. Kala itu, klub bernama Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB).
Pamoedji sekaligus Residen Surabaya mendirikan SIVB untuk menampung para pemain-pemain sepak bola penduduk pribumi, demi menyaingi dominasi klub sepak bola Soerabajasche Voetbal Bond (SVB) yang telah berdiri sejak 1901. SVB dimiliki dan diisi orang-orang Belanda yang tinggal di Surabaya pada waktu itu.
Pada 1938, ketua umum SIVB kala itu, Dr. Soewandi mengganti SIVB menjadi Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja (Persibaja). Lalu ada 1959, nama Persibaja Kembali diubah menjadi Persatuan Sepak Bola Surabaya (Persebaya) dan digunakan hingga sekarang. Persebaya menjadi klub sepakbola terbesar dan tersukses dalam sepakbola Indonesia.
Persebaya Surabaya adalah klub jebolan era Perserikatan yang paling ditakuti bersama PSMS Medan dan Persija Jakarta. Sejak PSSI mengesahkan Liga Indonesia pada 1994, klub-klub dari Perserikatan dan Galatama saling bertemu dalam dua wilayah, yaitu Wilayah Barat dan Wilayah Timur.
Persebaya Surabaya pun mengikuti Kompetisi Liga Indonesia Wilayah Timur. Kala itu, Persebaya beradu dengan klub yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Karir Persebaya Surabaya pada Kompetisi Liga Indonesia bisa dibilang naik-turun.
Klub ini juga banyak menorehkan prestasi dalam sepakbola Indonesia. Dikutip dari Transfermarkt, Persebaya telah menjuarai Liga Perserikatan pada 1950/1951, 1951/1952, 1977/1978, 1987/1988. Lalu juara pada Liga Indonesia pada 1996/1997 dan terakhir pada 2004. Persebaya juga menjuarai Divisi Kedua Indonesia pada musim 2002/2003, 2005/2006, dan 2016 dan 2017. Serta menyabet gelar Indonesian Community Shield Winner pada 1989/1990
Persebaya pernah mengubah namanya menjadi Persebaya 1927 akibat dari konflik Dualisme Persebaya Surabaya yang terjadi pada 2010 hingga 2017. Ini menyebabkan keanggotaan Persebaya di PSSI dibekukan. Status keanggotaan Persebaya dipulihkan kembali ketika kongres tahunan PSSI pada tanggal 8 Januari 2017 di Bandung.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber