TRIBUNNEWSBOGOR.COM — 512 orang di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9/2026).

Korban yang berasal dari 19 lembaga di Kabupaten Sidoarjo Itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Asal makanan penyebab keracunan diduga bersumber dari olahan pangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin.

Dampak keracunan MBG ini meluas, tidak hanya menimpa santri di Pondok Pesantren Mambaul Hikam, melainkan mencakup belasan institusi penerima distribusi makanan serupa di wilayah Tanggulangin.

Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, mengonfirmasi lonjakan korban tersebut usai penelusuran lapangan dilakukan bersama tim satgas.

“Per pagi ini tercatat ada 512 pasien yang terlapor dilarikan ke RS. Pasien tidak hanya dari Ponpes Mambaul Hikam. Ada 19 lembaga yang sama-sama menerima dari SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo,” kata Emil, Rabu (2/9/2026).

Dikutip dari Tribun Jatim, Emil menginstruksikan agar seluruh korban segera memperoleh pertolongan medis optimal.

RS Notopuro menampung pasien terbanyak dengan 334 orang (3 rawat inap, 92 observasi, dan 239 dipulangkan).

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *