:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ratusan-siswa-Sidoarjo-Keracunan-MBG.jpg)
TRIBUN-MEDAN.COM – Ratusan santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami keracunan massal setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9/2026).
Hingga Rabu (2/9/2026), tercatat 431 santri harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Menu yang diduga menjadi sumber keracunan berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin.
– Sekitar 1.000 santri tingkat SMP/MTs hingga SMA/MA mengonsumsi menu MBG pukul 13.00 WIB.
– Menu terdiri dari nasi putih, telur orak-arik/dadar, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan buah apel.
– Gejala mulai muncul setelah salat Asar, sekitar pukul 16.00 WIB: mual, muntah, sakit perut, hingga lemas.
– Karena jumlah korban terus bertambah, pihak pesantren segera merujuk santri ke berbagai rumah sakit menggunakan ambulans dan kendaraan operasional.
Sebanyak 431 santri dirawat di tujuh rumah sakit, antara lain RSUD Notopuro, RS Delta Surya, RS Islam Siti Hajar, RS Pusura, RSU Aisyiyah St. Fatimah, RS Pusdik Bhayangkara, dan RS Arafah Anwar Medika.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber