
TANGGULANGIN, SIDOARJONEWS.id — Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jawa Timur melakukan pengecekan dan investigasi awal terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Rabu, (02/09/2026). Ini setelah ratusan santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Desa Putat, diduga mengalami keracunan pada hari Selasa, (01/09/2026).
Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo mengatakan, BGN menerima informasi mengenai kejadian tersebut pada Selasa (1/9/2026) malam. Setelah menerima laporan, BGN provinsi segera melakukan pengecekan dan investigasi awal di lapangan.
Hasil pengecekan dan investigasi awal tersebut kemudian dilaporkan kepada pimpinan BGN pusat. Langkah selanjutnya akan dilakukan oleh tim BGN pusat untuk menentukan status suspensi terhadap SPPG Kalitengah.
“Pada awalnya, operasional kami hentikan sementara tadi malam. Pagi ini, surat suspensi untuk dapur tersebut telah diterbitkan,” jelas Teguh.
Menurut Teguh, penghentian operasional tersebut dilakukan selama proses investigasi berlangsung. Tim BGN pusat nantinya akan datang untuk melakukan pemeriksaan lanjutan sekaligus menentukan kategori suspensi terhadap SPPG Kalitengah.
“Karena itu, tim investigasi dari pusat akan datang untuk menentukan apakah suspensinya berkategori ringan atau berat,” ujarnya.
Teguh menjelaskan, BGN masih mendalami penyebab dugaan keracunan yang dialami para santri. Hingga saat ini, pihaknya belum dapat memastikan bahan makanan yang diduga menjadi penyebab kejadian tersebut.
“Proses investigasi masih berlangsung. Bahan yang diduga menjadi penyebab juga masih kami dalami,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber