SIDOARJO, KOMPAS.TV – 516 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah diduga menyantap menu program MBG, pada Selasa (1/9/2026).

Bupati Sidoarjo, Subandi menyatakan hingga hari ini, 88 orang masih menjalani perawatan untuk proses pemulihan.

Usai peristiwa keracunan MBG, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama BGN Jawa Timur dan polisi gelar sidak ke SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo.

Salah satu orangtua korban keracunan mengaku anaknya mengalami pusing dan mual setelah mengonsumsi MBG.

Menu MBG saat itu berisi orek telur, sayur dan tempe. Sang anak baru merasakan gejala keracunan pada Rabu pagi dan dirujuk ke RSUD Notopuro Sidoarjo.

Pemkab Sidoarjo mengatakan sebanyak 35 orang santri yang masih dirawat diponpes sudah dievakuasi ke rumah sakit rujukan daerah Sidoarjo untuk mendapatkan layanan medis lebih lanjut.

Dinas Kesehatan juga telah mengambil sampel dari makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan dan dibawa ke laboratorium kesehatan untuk pengujian sampel.

Kita sapa Jurnalis Kompas TV, Alfian Rahman dan Juru Kamera, Nyoman Denny di Sidoarjo, Jawa Timur.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *