:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/PEMBERANGKATAN-Kepala-Dispora-Bangkalan-Moawi-Arif-dan-Penanggung-Jawab-BSA-P.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Perjalanan berat bakal dijalani oleh Bangkalan dalam Piala Soeratin Jatim KU-13.
Bangkalan Soccer Academy (BSA) Kelompok Umur (KU) 13 mewakili Kabupaten Bangkalan dalam Piala Soeratin Jawa Timur 2026 di Kabupaten Jember.
Dalam pertandingan babak penyisihan yang dimulai 2-6 September 2026, BSA berada dalam satu grup bersama Pordes FC Jember, Asyaabaab Sumenep, Golden Foot Kabupaten Malang, dan Watesnegoro Soccer School Mojokerto.
BSA melenggang ke tingkat provinsi setelah menyapu bersih 4 laga tanpa kekalahan di tingkat kabupaten dengan skor telak, di antaranya 11-0, 11-1, dan 6-1.
Meski demikian, Tim BSA KU-13 menatap Piala Soeratin Jatim sebagai bagian dari proses pengembangan siswa.
“Belum bisa dijadikan ukuran karena sifatnya pembinaan, anak-anak masih dalam proses pengembangan,” ungkap Penanaggung Jawab BSA, Prof Dr Imam Syafi’i, MKes kepada TribunJatim.com, Rabu (2/9/2026).
Bagi BSA, ajang Piala Soeratin Jatim 2026 merupakan kesempatan ketiga mewakili Kabupaten Bangkalan. Dua kesempatan sebelumnya, BSA menurunkan KU-13 dan KU-15 meski kandas di tangan Surabaya dan tim bhayangkara pada babak 16 besar.
Untuk lolos ke babak 16 besar Piala Soeratin Jatim 2026, BSA harus lolos dari hadangan Pordes FC Jember, Asyaabaab Sumenep, Golden Foot Kabupaten Malang, dan Watesnegoro Soccer School Mojokerto.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber