
Pamekasan (beritajatim.com) – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Bahkan mereka juga memastikan stok dan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah setempat masih dalam kondisi aman.
Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Kabupaten Pamekasan, Sri Puji Harijani, mengatakan antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan BBM tidak hanya terjadi di Pamekasan. Fenomena serupa juga terjadi di sejumlah kabupaten di Madura, mulai dari Bangkalan, Sampang, dan Sumenep.
“Berdasar laporan yang kami terima dari pengelola SPBU pada akhir Agustus 2026, keterlambatan pengiriman dan meningkatnya permintaan (konsumsi masyarakat) menjadi pemicu anteran panjang yang terjadi di berbagai SPBU di Pamekasan,” kata Sri Puji Harijani, Rabu (2/9/2026).
“Dari hasil koordinasi dengan pihak manajemen Pertamina di Surabaya, stok dan kuota BBM bersubsidi (khususnya di kabupaten Pamekasan) dalam kondisi aman,” tegas Sri Puji Harijani.
Meski demikian, kepastian ketersediaan BBM tersebut akan kembali diverifikasi dengan kondisi riil di lapangan. Tim dari Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pamekasan, juga dijadwalkan melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah SPBU di wilayah setempat.
“Tim juga dijadwalkan kembali turun ke lapangan untuk memastikan informasi dan laporan yang kami terima, khususnya untuk memastikan kondisi distribusi serta ketersediaan BBM di tingkat SPBU,” jelasnya.
“Oleh karena itu, kami berharap pemeriksaan langsung ke sejumlah SPBU dapat memberikan gambaran utuh mengenai kondisi distribusi, stok, dan penyebab antrean kendaraan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh BBM sesuai kebutuhan,” pungkasnya. [pin/kun]
document.getElementById(“comment”).setAttribute( “id”, “a747532b4398b3013cbe8ab018a958cc” );document.getElementById(“f98b4317b4”).setAttribute( “id”, “comment” );
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber