
Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Putat, Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Polisi turun tangan membantu proses evakuasi dan penanganan.
Dilansir detikJatim, Kamis (3/9/2026), personel Polda Jawa Timur, Polresta Sidoarjo, hingga polsek jajaran diterjunkan ke lokasi ponpes dan sejumlah rumah sakit tempat para santri mendapatkan perawatan.
Petugas juga melakukan pengamanan serta pengawalan ambulans yang membawa para santri ke rumah sakit. Pengaturan lalu lintas dilakukan agar proses evakuasi berjalan lancar dan para korban bisa segera mendapatkan penanganan medis.
Di Ponpes Manbaul Hikam, tim Dokkes Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo turut memberikan penanganan medis awal. Masjid ponpes dimanfaatkan sebagai lokasi sementara untuk pemeriksaan dan penanganan santri yang mengalami gejala kesehatan.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing mengatakan pihaknya prihatin atas kejadian tersebut. Selain santri Ponpes Manbaul Hikam, sejumlah siswa dari sekolah lain juga dilaporkan mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi MBG dari SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin.
“Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami para santri dan siswa. Semoga kondisi kesehatan mereka segera membaik dan sehat kembali,” kata Christian Tobing.
Christian mengatakan Polresta Sidoarjo menerjunkan personel dari berbagai fungsi, termasuk tim Dokkes. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu proses evakuasi sekaligus memberikan dukungan dalam penanganan para korban.
“Kami menurunkan personel dari berbagai fungsi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan para santri. Ini merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan dari kepolisian,” ujarnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber