
Jember (beritajatim.com) – Antusiasme masyarakat Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk mencetak kartu tanda penduduk sangat tinggi. Hanya dalam waktu tiga bulan, puluhan ribu keping blangko KTP ludes dimanfaatkan warga.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jember Bambang Saputro mengatakan, pihaknya sempat mengalokasikan hibah uang ke pemerintah pusat untuk pengadaan blangko sebanyak 68 ribu keping. “Lahirlah yang namanya inovasi Peta Cinta pada 5 Januari 2026,” katanya, Kamis (3/9/2026).
Ternyata dalam waktu sekitar tiga bulan, 68 ribu keping blangko hasil hibah uang kepada pemerintah pusat sudah habis. “Di awal-awal inovasi Peta Cinta, setiap hari pencetakan blangko KTP di semua kecamatan rata-rata sekitar dua ribu keping,” kata Bambang.
Saat ini jumlah warga yang mencetak KTP sudah berkurang. “Setiap hari kami melayani pencetakan KTP di Kabupaten Jember rata-rata sekitar 600 sampai 700 keping,” kata Bambang.
Kini untuk menjamin ketersediaan blangko KTP di Jember, pegawai Dispendukcapil Jember rutin ke Jakarta setiap satu dua pekan untuk mengambil blangko KTP elektronik di Kementerian Dalam Negeri.
Dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2026, dialokasikan anggaran Rp500 juta untuk hibah kepada Kemendagri untuk pengadaan 50 ribu blangko KTP elektronik. Satu keping blangko KTP seharga Rp10.182.
Pada 2025, dari 514 kabupaten dan kota, hanya 20 daerah yang menghibahkan uang kepada pemerintah pusat untuk pengadaan blangko KTP elektronik, termasuk Jember.
Dengan demikian, Bambang tak khawatir bakal terjadi kekurangan blangko KTP elektronik. “Pengurusan KTP ada beberapa jenis, yakni perekaman pencetakan KTP untuk pemula yang berumur 17 tahun, KTP rusak, perubahan data KTP, dan KTP hilang,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber