
GenPI.co – Kepala BGN Sudaryono menyebut keracunan 512 siswa di Ponpes Manbaul Hikam di Sidoarjo, Jawa Timur, terjadi akibat kelalaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk keterlambatan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sudaryono mengungkap dugaan penyebab keracunan MBG yang dialami ratusan siswa Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
Namun, label pada makanan justru mencantumkan waktu konsumsi yang berbeda, yakni pukul 08.00-10.00 WIB.
“Kenyataan di lapangan, ompreng yang harusnya dikirim sebelum pukul 10.00, dikirim ke sekolah sekitar pukul 11.30 atau 11.40, baru dimakan di atas pukul 12.00 oleh para siswa, sehingga keracunan massal terjadi di sekolah,” kata Sudaryono.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber