/data/photo/2026/09/04/6a9abfff45665.jpg)
PAMEKASAN, KOMPAS.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mardiono berharap agar kader PPP di Madura mempertahankan suara partai pada Pemilu mendatang.
“Suara di Madura terbaik di seluruh Indonesia. Lumbung suara harus dipertahankan,” kata Mardiono saat menemui politikus Partai Ka’bah di Kabupaten Pamekasan, Jumat (4/9/2026) sore.
Ia mengakui bahwa Pemilu 2024 telah menjadi kecelakaan politik bagi PPP. Sebab, PPP hanya berhasil meraup 5.878.777 suara atau sekitar 3,87 persen dari perolehan total suara nasional.
Sementara, ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) untuk dapat lolos ke DPR minimal 4 persen. Alhasil, tidak ada perwakilan PPP yang saat ini duduk di kursi DPR RI.
Mardiono pun beranggapan bahwa kegagalan PPP masuk ke parlemen perlu dievaluasi dan diperbaiki agar tidak terulang pada pemilu mendatang.
“Banyak suara hilang dan tidak sedikit. Kecermatan dan ketelitian dalam kerja pemilu nanti kita harus tertib,” katanya di hadapan semua kader PPP.
Pada Pemilu 2024, perolehan suara PPP di Madura raya mencapai 400.000 lebih suara untuk DPR. Perolehan tersebut berbanding lurus dengan perolehan suara di tingkat provinsi.
Oleh karena itu, menurutnya, capaian ini semestinya ditingkatkan pada ajang kontestasi mendatang.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber