JEMBER – Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) baik yang bersubsidi maupun non-subsidi aman saat terjadi antrean di hampir seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Yang menjadi prioritas kami adalah memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember, Sabtu (05/9).

Menurut dia, terjadi keterlambatan distribusi BBM ke sejumlah SPBU karena kemacetan di Pelabuhan Ketapang, sehingga pihaknya terus memantau dan mengevaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas serta kebutuhan masing-masing wilayah.

Pihak Pertamina memastikan ketersediaan dan kelancaran penyaluran BBM di wilayah Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember dan Situbondo tetap menjadi prioritas di tengah kemacetan panjang yang terjadi di kawasan Tanjung Wangi, Banyuwangi.

“Untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, Pertamina terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, antara lain Satuan Lalu Lintas, KP3, Polairud, Lanal, Polsek, dan Babinsa, untuk memberikan prioritas pergerakan bagi mobil tangki Pertamina,” katanya.

Ahad mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan agar antrean tidak semakin panjang akibat panic buying.

Sementara itu antrean panjang di SPBU Jalan Ahmad Yani Jember sempat menimbulkan kemacetan panjang karena antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga di luar SPBU.

Salah satu warga Jember, Diyah mengatakan dirinya terpaksa mengantre panjang di SPBU karena kehabisan BBM dan pedagang eceran juga banyak yang tutup karena habis.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *