:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tembakau-jawa-timur232.jpg)
TRIBUNNEWS.COM – Petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengungkapkan harga hasil panen yang merosot saat memasuki masa panen raya.
Harga jual tembakau rajang kering di Kabupaten Bojonegoro kini di kisaran Rp33 ribu hingga Rp37 ribu perkilogram.
Sebelumnya, harga tembakau masih berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram. Namun, kenaikan itu tidak berlangsung lama.
Seorang petani tembakau asal Desa Megale Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, Suherman, menceritakan harga tembakau rajang kering turun drastis dalam sepekan terakhir.
“Harga tembakau sekarang anjlok sekitar Rp33 ribu, kalau kualitasnya bagus Rp37 ribu. Hampir semua desa harganya segitu,” kata pria berusia 35 tahun itu, sabtu (5/9/2026).
Menurutnya, turunnya harga tembakau ini terjadi di tengah puncak musim panen tembakau. Kondisi ini membuatnya dan para petani lainnya tak berdaya.
“Padahal cuacanya mendukung, dan tembakau yang dihasilkan lagi bagus-bagusnya,” tambahnya.
Ia menduga penurunan harga terjadi karena penyerapan tembakau untuk memenuhi stok gudang perusahaan rokok masih minim.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber