:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/staf-khusus-menteri-sosial-meninjau-langsung-lahan-Sekolah-Rakyat-di-Sumenep-Madura.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep, Madura masih menghadapi tantangan dalam menarik minat peserta didik baru.
Pada penerimaan siswa tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut hanya memperoleh tambahan tiga siswa untuk jenjang sekolah dasar (SD).
Dengan penambahan tersebut, jumlah peserta didik di SRT 49 Sumenep saat ini semua tercatat sebanyak 34 orang.
Kepala SRT 49 Sumenep, Norani Yanuar Subandi mengakui bahwa jumlah siswa di sekolah yang dipimpinnya memang masih relatif sedikit.
Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut masih wajar mengingat SRT merupakan lembaga pendidikan yang belum lama beroperasi.
“Untuk tingkat SD pada tahun ajaran 2026/2027 ini kami hanya menerima tiga siswa baru. Jadi total peserta didik sekarang menjadi 34 siswa,” jawabnya, Minggu (6/9/2026).
Meski jumlahnya terbatas, proses pembelajaran tetap berlangsung dengan sistem yang disesuaikan. Seluruh peserta didik tidak ditempatkan dalam satu rombongan belajar, melainkan dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelas besar dan kelas kecil.
Menurutnya, pembagian tersebut dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing anak agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber