/data/photo/2025/07/01/6863d2bad5d3a.jpg)
KEDIRI, KOMPAS.com – Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jawa Timur, hingga Senin (7/9/2026) pagi, masih memberlakukan penyesuaian jadwal terhadap sejumlah penerbangan yang ada, menyusul terjadinya erupsi Anak Gunung Krakatau yang terjadi pada Minggu (6/9/2026).
Seluruh jadwal penerbangan yang ada di bandara yang seluruhnya dibangun oleh pihak swasta itu mengalami pembatalan.
Apalagi rute penerbangan yang ada, seluruhnya mengarah ke bandara yang ada di Jakarta yang juga mengalami penutupan imbas erupsi tersebut.
General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra mengatakan, pembatalan penerbangan itu berdasarkan hasil koordinasi lintas sektor atas situasi terkini.
“Berdasarkan informasi dan koordinasi yang kami terima, Bandara Soekarno-Hatta mengalami penutupan sementara pada pukul 08.28–18.00 LT, sebagaimana tercantum dalam NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26,” ujar Rahmat Yoni dalam keterangan persnya, Senin (7/9/2026).
Adapun ada 2 penerbangan yang terdampak di Bandara Internasional Dhoho Kediri, yaitu pesawat nomor penerbangan IU 356 rute Jakarta-Kediri (CGK–DHX) STA 11.50LT yang sedianya terdapat 63 penumpang. Serta keberangkatan dengan nomor penerbangan IU 357 rute Kediri-Jakarta (DHX–CGK) STD 12.30 LT dengan rencana 65 penumpang.
Rahmat menambahkan bahwa penerbangan dibatalkan karena volcanic ash Gunung Anak Krakatau serta dampak penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta sesuai dengan NOTAM yang berlaku, dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu mengecek status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan,” lanjut Rahmat.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber