jpnn.com – PAMEKASAN – Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes tak mau mencari alasan setelah timnya mengawali Super League 2026/27 dengan kekalahan. 

Seusai Laskar Kalinyamat ditundukkan Madura United FC 0-2 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (6/9) malam, pelatih asal Spanyol itu langsung mengungkap persoalan utama yang masih membayangi timnya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi setelah debutnya di Indonesia berakhir tanpa poin.

“Ini adalah pertandingan yang sulit. Madura United punya pemain berkualitas dan pelatih yang bagus. Persijap sendiri tidak punya banyak waktu persiapan jelang kompetisi, persiapan kami terbatas. Ada banyak hal yang akan kami kembangkan lagi,” kata Juan Cortes seusai pertandingan.

Meski kalah, Cortes tidak sepenuhnya kecewa dengan performa anak asuhnya. Dia menilai Persijap menunjukkan organisasi permainan yang cukup baik pada babak pertama dan mampu membuat Madura United kesulitan menciptakan peluang.

“Pada babak pertama kami bisa menutup ruang, organisasi permainan juga bagus. Babak kedua kami memiliki celah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk bisa mencetak gol,” ujarnya.

PT. Jaringan Pemberitaan Nusantara Negeriku
Graha Pena Jawa Pos Group Building, 11th floor
Jl. Raya Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan 12210
Phone : +62 21 5369 9607
Fax : +62 21 5365 1465
Saluran info & pengaduan : +62 818 6657 66

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *