Bandung, IDN Times – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (24/8/2026) malam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan lancar dari salah satu simpul logistik energi terpenting di ujung timur Pulau Jawa.

IT Tanjung Wangi memiliki peran strategis dalam menopang kebutuhan BBM di wilayah Jawa Timur bagian timur, sekaligus menjadi jalur distribusi menuju Bali dan sejumlah kawasan Indonesia timur. Karena itu, kelancaran operasional terminal menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Dalam kunjungan yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya itu, Iriawan meninjau langsung proses bongkar muat BBM di area jetty atau dermaga yang menjadi titik masuk distribusi energi melalui jalur laut.

Saat melakukan peninjauan, Iriawan mendatangi kapal tanker Balongan yang tengah bersandar di IT Tanjung Wangi. Kapal tersebut diketahui sedang menyalurkan Bio Solar dan Pertalite untuk mengisi stok penyimpanan terminal.

Proses penyaluran dari kapal menuju tangki timbun menjadi salah satu fokus perhatian karena berperan penting dalam menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat.

Menurut Iriawan, distribusi energi melalui jalur laut merupakan bagian vital dari sistem logistik nasional. Kelancaran proses tersebut menentukan terjaganya stok BBM di berbagai wilayah yang bergantung pada distribusi kapal tanker.

“Jalur laut adalah urat nadi distribusi energi kita. Ketepatan waktu dan keandalan penyaluran dari kapal tanker seperti ini yang membuat stok BBM di darat tetap terjaga,” ujar Iriawan.

Integrated Terminal Tanjung Wangi merupakan salah satu fasilitas penting milik Pertamina Patra Niaga yang berfungsi sebagai pusat penerimaan, penyimpanan, dan penyaluran BBM.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *