/data/photo/2026/09/07/6a9e9f2a08238.jpg)
LUMAJANG, KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyebutkan antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di sejumlah SPBU dipicu lonjakan pembelian.
Lonjakan pembelian tersebut terjadi setelah sejumlah warga Kabupaten Jember beralih mengisi BBM di Lumajang karena mengalami kekurangan pasokan di wilayahnya.
Kabag Perekonomian Setda Lumajang Bonny Momenta mengatakan, stok Pertalite di Kabupaten Lumajang masih aman dan dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Namun, keterlambatan pengiriman BBM akibat kemacetan di Banyuwangi membuat pasokan di Jember mengalami kekosongan.
“Jadi pengiriman ke Jember itu terhambat akhirnya stoknya beberapa kosong, efek dari itu banyak warga Jember yang lari (isi BBM) ke Lumajang atau ke kota sekitarnya,” kata Bonny di Lumajang, Senin (7/9/2026).
Bonny menegaskan, antrean panjang di sejumlah SPBU di Lumajang tidak berkaitan langsung dengan kemacetan di Banyuwangi yang menyebabkan keterlambatan pasokan dari Pertamina.
Menurut dia, SPBU di Lumajang mendapat pasokan BBM dari depo Pertamina di Surabaya, bukan dari Banyuwangi.
Meski stok di Lumajang masih aman, Bonny berharap lonjakan pembelian dari warga Jember tidak mengganggu ketersediaan BBM bagi masyarakat setempat.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber