
Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memperkuat penyaluran BBM subsidi, khususnya jenis Pertalite di Kabupaten Jember dan Lumajang untuk mengurangi antrean panjang kendaraan roda dua dan empat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Saat ini mulai diperkuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU Jember pada Sabtu (5/9) terutama dipicu oleh kendala distribusi akibat kemacetan panjang di wilayah Ketapang, Banyuwangi yang berdampak pada waktu tempuh mobil tangki menuju SPBU,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember, Jawa Timur, Senin.
Menurut dia, kemacetan di jalur Ketapang, Banyuwangi mencapai sekitar 12 kilometer dan terjadi seiring dengan adanya kegiatan revitalisasi kapasitas dermaga ASDP, sehingga kondisi tersebut membuat pengiriman BBM ke wilayah Jember dan sekitarnya tidak berjalan optimal.
“Di sisi lain, peningkatan konsumsi akibat kekhawatiran masyarakat atau panic buying turut memberikan tekanan terhadap ketersediaan BBM di SPBU. Konsumsi produk gasoline mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal.
“Koordinasi tersebut dilakukan untuk memetakan kebutuhan di masing-masing wilayah, mengatur prioritas pengiriman, serta memperkuat pasokan Pertalite melalui optimalisasi dan alih pasokan, sehingga distribusi dapat berjalan lebih lancar dan kondisi antrean di SPBU dapat segera terurai,” katanya.
Ahad menjelaskan Pertamina merespon kebutuhan tersebut dengan memperkuat penyaluran. Realisasi supply pertalite pada 5 September 2026 telah mencapai sekitar 110 persen, yang menunjukkan bahwa proses build up stok di SPBU mulai berjalan.
“Pertamina terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga ketersediaan BBM dan mempercepat normalisasi kondisi di lapangan, sehingga terus memperkuat penyaluran dan mengatur prioritas pengiriman, khususnya untuk SPBU di pusat kota,” katanya.
Di saat yang sama, Pertamina juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Untuk mempercepat normalisasi, Pertamina melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi borong.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber