
Surabaya (beritajatim.com) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama atau Ning Lia, mengajak generasi muda berani mengambil peran dan menjadi pemecah masalah di tengah masyarakat. Pesan itu disampaikan di hadapan ratusan mahasiswa baru Universitas Al Hikmah Indonesia di Tuban.
“Jadilah pribadi yang berperan, jangan sampai baperan,” kata Ning Lia saat menjadi dosen tamu dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).
Dalam kegiatan tersebut, Ning Lia membawakan materi bertajuk “Meritokrasi sebagai Pilar Kampus Berdampak dan Berdaya Saing Global”. Ia menegaskan bahwa esensi kepemimpinan bukan terletak pada titel, kursi maupun jabatan, melainkan tindakan nyata.
Menurut senator asal Jawa Timur tersebut, kepemimpinan dapat dimulai dari kemampuan seseorang menyelesaikan persoalan dalam dirinya sendiri. Kemampuan itu kemudian menjadi bekal ketika seseorang menghadapi persoalan yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Ketika seseorang sudah menjadi problem solver atas masalahnya sendiri, maka insya Allah dia pun akan berhasil menjadi problem solver atas masalah-masalah orang lain,” ujar senator pencinta batik ini.
Ia mengaitkan kemampuan tersebut dengan konsep benevolent society atau masyarakat kebajikan. Menurutnya, manusia memiliki sisi egoisme, dapat tidak menyukai keberhasilan orang lain, bahkan mudah memberikan penilaian negatif.
Karena itu, karakter dan kepedulian sosial harus terus dibangun agar seseorang tidak berhenti memikirkan dirinya sendiri.
Ketika mampu mengelola persoalan pribadi, kata Ning Lia, orientasi berikutnya adalah menghadirkan manfaat bagi lingkungan. Ia mencontohkan persoalan sederhana seperti kondisi lingkungan tempat tinggal yang kotor.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber