:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321737/original/060703300_1786501343-Kereta_Api_Pandanwangi.jpg)
Liputan6.com, Jakarta – KA Pandanwangi menjadi salah satu pilihan kereta api lokal bagi penumpang yang bepergian dari Stasiun Ketapang, Banyuwangi, menuju Jember, Jawa Timur. Mengetahui jadwal keberangkatan menjadi hal penting, terutama bagi penumpang yang ingin menyesuaikan waktu perjalanan dan tiba di stasiun sebelum kereta berangkat.
Untuk perjalanan rute Ketapang-Jember pada September 2026, tarif tiket KA Pandanwangi tercatat Rp8.000 per penumpang untuk sekali perjalanan. Tarif tersebut berlaku untuk perjalanan yang berangkat pada pagi maupun sore hari.
Lantas, bagaimana jadwal KA Pandanwangi rute Ketapang-Jember pada Kamis, 10 September 2026? Berikut informasi jadwal keberangkatan, tarif tiket, stasiun yang dilewati, serta cara memesan tiket KA Pandanwangi untuk perjalanan 10 September 2026 yang dirangkum Liputan6, Rabu (9/9).
Untuk rute Ketapang menuju Jember, terdapat dua perjalanan KA Pandanwangi yang beroperasi pada 10 September 2026. Keberangkatan pertama menggunakan KA 492 pada pagi hari, sedangkan keberangkatan kedua menggunakan KA 494 pada sore menjelang malam.
Jadwal tersebut mengikuti pola operasional kereta ini pada hari-hari sebelumnya. Penumpang tetap disarankan memeriksa kembali jadwal untuk tanggal 10 September 2026 sebelum menyelesaikan pembelian tiket karena perubahan operasional maupun ketersediaan tempat duduk dapat terjadi sewaktu-waktu.
KA 492 berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 10.00 WIB dan tiba di Stasiun Jember pukul 12.30 WIB, sehingga total perjalanan berlangsung sekitar dua jam 30 menit.
Jadwal pagi ini dapat dipilih penumpang yang ingin tiba di Jember sekitar tengah hari. Waktu tersebut masih memungkinkan penumpang melanjutkan aktivitas setelah tiba, baik urusan pekerjaan, pendidikan, kunjungan keluarga, maupun perjalanan lanjutan menggunakan moda transportasi lain.
Dalam perjalanannya, KA 492 berhenti di sejumlah stasiun di wilayah Banyuwangi dan Jember sebelum tiba di tujuan akhir. Kondisi ini membuat layanan tersebut juga dapat dimanfaatkan penumpang yang tidak melakukan perjalanan penuh dari Ketapang hingga Jember.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber