jatimnow.com – Pemerintah Kota Surabaya mulai membenahi kawasan kuliner malam Karang Menjangan (Karmen) yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra street food legendaris di Kota Pahlawan. Penataan menyasar keberadaan pedagang kaki lima (PKL), kantong parkir, hingga area pedestrian.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Karang Menjangan merupakan kawasan kuliner malam yang sudah lama menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat Surabaya. Karena itu, penataan tidak dimaksudkan untuk menghilangkan aktivitas PKL, melainkan membuat kawasan tersebut lebih tertib, bersih, dan nyaman.

Menurut Wali Kota Eri, konsep penataan Karang Menjangan akan disesuaikan dengan karakter kawasan. Berbeda dengan kawasan kuliner Kedungdoro yang memiliki pola parkir di seberang jalan, Karang Menjangan memiliki bentang kawasan yang lebih panjang sehingga membutuhkan pengaturan tersendiri.

Ia meminta penataan dilakukan secara berurutan, mulai dari lapak pedagang hingga lokasi parkir. Dengan demikian, aktivitas perdagangan tetap berjalan, tetapi kendaraan tidak lagi berhenti secara acak di depan lapak.

“PKL-PKL ditata terlebih dahulu, kemudian area parkirnya. Parkirnya jangan sampai tidak tertata dan menyebabkan kemacetan,” ujarnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya Trio Wahyu Bowo bersama Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya Mia Santi Dewi dan Camat Gubeng Annita Hapsari Oktorina Sesoria mendatangi kawasan Karang Menjangan.

Trio mengatakan, penataan parkir dilakukan setelah pihaknya menerima aduan warga melalui hotline Wali Kota Surabaya. Selama ini, kendaraan roda dua banyak diparkir tepat di depan lapak PKL sehingga membuat kawasan terlihat tidak rapi.

Dishub selanjutnya menyiapkan pola parkir terpusat di satu sisi kawasan. Kendaraan roda dua nantinya akan ditempatkan secara memanjang dan tidak lagi tersebar di depan masing-masing lapak pedagang. “Parkir roda dua kita bagi areanya supaya semuanya terpusat dan lebih rapi,” ujarnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *