Malang(beritajatim.com) – Manajemen Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang melakukan sejumlah langkah taktis pasca kebakaran di dapur ruang instalasi gizi pada Rabu, (9/9/2026) sore. Seluruh area kebakaran langsung diisolasi mulai dari ruang gizi hingga atap sejumlah ruangan sebelum dilakukan perbaikan.

“Estimasi perbaikan di ruangan fokus itu yang terbakar ruangan – ruangan yang ada di layanan gizi sampai atap kita lakukan isolasi termasuk prosedur dari pihak berwajib ditutup dengan police line,” kata Direktur RSSA Moch Bachtiar Budianto.

Bachtiar mengatakan, untuk akses ke ruang instalasi gizi juga masih dibatasi. Termasuk ruang-ruang yang ada di dekat lokasi. Mereka akan melakukan investigasi mendalam bersama kepolisian untuk mengungkap kepastian penyebab kebakaran yang terjadi sekira pukul 14.45 WIB itu.

“Kalau bangunan untuk saat ini kita batasi. Besok dari tim kami bersama pihak berwenang dari kepolisian akan menginvestigasi kepastian penyebabnya,” ujar Bachtiar.

Bachtiar menyebut estimasi kerugian imbas dari kebakaran mencapai sekira Rp900 juta. RSSA akan segera melakukan percepatan pembangunan ulang sebab area yang terbakar cukup sentral yakni dapur ruang gizi tempat pelayanan makanan bagi pasien.

“Kerugian sudah sekitar Rp900 juta. Saat ini ada upaya untuk percepatan pembangunan agar pelayanan makanan bisa normal lagi. Tapi masih menunggu pihak berwenang,” kata Bachtiar.

Sementara itu untuk memastikan pelayanan makanan para pasien tetap berjalan. Untuk sementara waktu RSSA akan bekerjasama dengan katering dengan tetap memperhatikan standar gizi pasien. Sebab area kebakaran merupakan dapur instalasi gizi RSSA.

“Evaluasi investigasi dari teman-teman polisi memberikan batas agar tidak ada orang, supaya tidak kejatuhan reruntuhan, agar melindungi orang dan rumah sakit. Sambil menunggu kepastian dari pihak berwenang melakukan penyelidikan secepat mungkin,” kata Bachtiar. (luc/aje)

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *