
Pamekasan (beritajatim.com) – Masyarakat Pamekasan diminta agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat membakar sampah di lingkungan tempat tinggal. Aktivitas yang terlihat sederhana terkadang justru dapat memicu kebakaran bila dilakukan tanpa memperhatikan kondisi sekitar, terutama saat cuaca panas dan kondisi angin cukup kencang.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Pamekasan, Misyanto seiring dengan banyaknya kejadian kebakaran di wilayah setempat yang didominasi kebakaran lahan.
Menurutnya, banyaknya peristiwa kebakaran terjadi karena masyarakat tidak waspada. Bahkan terkesan meremehkan tindakan kecil yang berdampak besar, seperti hanya bakar sampah di pekarangan yang merembet ke lahan yang lebih luas.
“Selama ini warga cenderung menganggap enteng bakar sampah atau dedaunan di lahan kering, namun dampaknya justru kebakaran yang meluas sampai mendekati rumah-rumah penduduk,” kata Misyanto, Rabu (9/9/2026).
Karena itu pihaknya mengingatkan agar pembakaran sampah sebaiknya dilakukan jauh dari bangunan, kendaraan, tumpukan bahan yang mudah terbakar, serta area yang ditumbuhi rumput atau tanaman kering. “Selain itu kami juga mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan api sebelum benar-benar padam,” imbuhnya.
“Oleh sebab itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar hati-hati selama kemarau ini khususnya ketika membakar sampah. Sebab rata-rata kebakaran lahan disebabkan karena pembakaran yang disepelekan,” sambung Misyanto.
Selain berpotensi menimbulkan kebakaran, pembakaran sampah secara terbuka juga berpotensi dapat menghasilkan asap yang mengganggu warga sekitar dan menurunkan kualitas udara. “Karena itu, masyarakat diimbau mempertimbangkan pengelolaan sampah dengan cara yang lebih aman, seperti memilah sampah, mengolah sampah organik, dan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan,” imbaunya.
“Kewaspadaan ini penting dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan, sebab api yang awalnya digunakan untuk membakar sampah justru dapat dengan cepat merambat apabila terkena angin atau material mudah terbakar di sekitarnya,” jelasnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber