
Gresik (beritajatim.com) – Kondisi jembatan di Jalan Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, mulai mengkhawatirkan. Bagian jembatan yang amblas membuat warga resah karena jalur tersebut menjadi salah satu akses mobilitas masyarakat.
Kerusakan tersebut kemudian dilaporkan warga kepada Wakil Ketua DPRD Gresik Wongso Negoro. Menindaklanjuti laporan itu, kondisi jembatan dicek langsung bersama perangkat desa pada Jumat (11/9/2026).
Dari hasil pengecekan di lokasi, kerusakan jembatan dinilai perlu segera ditangani agar tidak semakin parah dan membahayakan kendaraan yang melintas.
“Warga melaporkan kondisi jembatan yang amblas dan rusak. Kami langsung mengecek ke lokasi bersama perangkat desa,” kata Wongso.
Persoalan tersebut juga telah dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik. Perbaikan diharapkan segera dilakukan mengingat jembatan masih digunakan sebagai akses masyarakat.
Selain kerusakan pada bagian badan jembatan, persoalan lain yang ditemukan adalah ukurannya yang relatif sempit. Lebar jembatan saat ini hanya sekitar 3,5 hingga 4 meter.
Kondisi tersebut dinilai kurang ideal, terutama untuk mendukung lalu lintas kendaraan yang semakin padat. Karena itu, penanganan jembatan dinilai tidak cukup hanya dengan memperbaiki bagian yang amblas.
“Jembatannya juga terlalu sempit, sekitar 3,5 sampai 4 meter. Ke depan perlu dipikirkan supaya lebarnya bisa ditambah,” ujar Wongso.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber