:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/keterlambatan-akibat-Gempa-Yogyakarta-Sabtu-1292026.jpg)
SURYA.co.id, MADIUN – Perjalanan dua kereta api menuju wilayah Daop 7 Madiun, Jawa Timur, sempat tertahan setelah gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (12/9/2026) dini hari.
KAI melakukan pemberhentian luar biasa (BLB) terhadap perjalanan kereta api yang melintas di wilayah terdampak sebagai langkah antisipasi.
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan jalur dan berbagai prasarana perkeretaapian tetap aman dilalui.
Dua perjalanan KA yang terdampak yakni KA Madiun Jaya relasi Madiun-Pasar Senen dan KA Singasari relasi Blitar-Pasar Senen.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan gempa yang terjadi sekitar pukul 04.26 WIB tersebut getarannya dirasakan hingga wilayah operasional Daop 6 Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Sebagai langkah kehati-hatian, KAI melakukan pemberhentian luar biasa terhadap seluruh kereta api yang melintas di wilayah terdampak, termasuk dua kereta api yang menuju Daop 7 Madiun,” ujar Tohari.
Akibat BLB tersebut, KA Madiun Jaya mengalami keterlambatan selama 46 menit. Sementara KA Singasari mengalami keterlambatan selama 29 menit.
Penghentian sementara dilakukan bukan karena jalur kereta api dipastikan mengalami kerusakan, melainkan untuk memastikan seluruh prasarana dalam kondisi aman setelah gempa.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber