Blitar (beritajatim.com) – Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin secara tegas meminta kontestasi Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) KONI Kota Blitar tidak dijadikan panggung politik bagi figur luar.

Pria yang akrab disapa Mas Ibin ini mendorong agar posisi Ketua Umum KONI mendatang dinakhodai oleh para ketua cabang olahraga (cabor) lokal yang sudah memahami seluk-beluk pembinaan atlet.

Pernyataan menohok tersebut disampaikan Mas Ibin dalam acara Ngobrol Bareng Asyik Santai (Ngobras) memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Litera Coffee and Space Perpustakaan Kota Blitar, Jumat malam (11/9/2026).

Menurutnya, kepemimpinan organisasi olahraga daerah sudah sepatutnya diserahkan kepada sosok yang berkecimpung langsung di dunia peratletan.

“Saya kira bagus kalau ketua cabor nyalon. Ketua cabor banyak yang potensial dan berpengalaman di bidang peratletan maupun cabor masing-masing. Saya kira sangat layak dicalonkan sebagai Ketua Umum KONI Kota Blitar,” ujar Mas Ibin, Sabtu (12/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Mas Ibin bahkan menginventarisasi sejumlah nama ketua cabor yang dinilai potensial masuk bursa calon ketua umum. Mereka datang dari beragam latar belakang, mulai dari politisi sekaligus legislator seperti Syahrul Alim dan Yudi Meira, aktivis hukum Moh Trijanto, hingga jajaran birokrat seperti Heru Eko Pramono, Priyo Suhartono, dan Ratih Dewi Indarti.

Dorongan ini mengemuka seiring instruksi KONI Jawa Timur kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum KONI Kota Blitar yang dijabat Wakil Wali Kota Blitar Emil Tyu Samba untuk segera menggelar Musorkotlub.

Sesuai surat perintah, tenggat waktu pelaksanaan ditetapkan mulai 1 September–1 Oktober 2026 demi menyelesaikan dinamika internal organisasi yang tengah berlangsung.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *