
jatimnow.com – Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya bersama Telkom University Bandung merancang pemetaan geospasial presisi tinggi di Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Langkah itu diambil untuk mentransformasi kawasan lereng Gunung Anjasmoro tersebut menjadi desa wisata berbasis digital (smart village tourism).
Pendataan infrastruktur, batas wilayah, hingga potensi ekonomi lokal dilakukan memanfaatkan teknologi fotogrametri udara.
Proyek kolaborasi yang disokong pendanaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026 ini bertujuan membangun basis data spasial yang dapat diakses secara real-time oleh pemerintah desa, pelaku UMKM, dan calon wisatawan.
Tim Fakultas Teknik Unitomo menerjunkan drone Unmanned Aerial Vehicle (UAV) tipe VTOL CHCNAV P330 Pro. Pesawat nirawak ini mampu mengudara hingga 60 menit dalam sekali terbang untuk merekam topografi ekstrem kawasan perbukitan Wonosalam.
Ketua Tim Pemetaan Unitomo, Yunus Susilo, menjelaskan bahwa tantangan utama pengukuran terletak pada variasi ketinggian lahan Carangwulung yang sangat kontras. Area penerbangan harus terbagi secara spesifik demi mempertahankan resolusi citra udara.
“Kami membagi area menjadi lima jalur penerbangan. Dua jalur menyisir sektor utara yang cenderung datar, sementara tiga jalur difokuskan menembus topografi berbukit di sektor selatan,” ujar Yunus, Sabtu (12/9).
Hasil rekaman udara tersebut selanjutnya diolah melaui teknologi cloud photogrammetry guna menghasilkan pemodelan visual tiga dimensi (3D). Model ini merekam kontur fisik, batas lahan, posisi geografis UMKM, serta aksesibilitas menuju tiap objek wisata secara presisi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber