
Gresik (beritajatim.com) – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menambah 191 titik penerangan jalan umum (PJU) berbanding terbalik dengan kondisi sejumlah ruas jalan di tengah kota yang hingga kini masih gelap saat malam.
Salah satunya Jalan Permata, tepat di depan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, berdekatan dengan gate Perum Bunder Asri. Ruas jalan yang masuk jalan kabupaten tersebut minim penerangan. Saat malam, pencahayaan di kawasan itu lebih banyak mengandalkan lampu dari sejumlah perkantoran di sekitarnya.
Kondisi tersebut menjadi sorotan karena Jalan Permata berada di kawasan perkotaan dan cukup sering dilalui masyarakat.
Warga pun berharap persoalan penerangan tidak hanya berhenti pada rencana penambahan titik PJU, tetapi menyentuh ruas jalan yang selama ini masih minim lampu.
Hasan (46), warga sekitar, mengatakan kondisi gelap di Jalan Permata sudah berlangsung cukup lama. Menurut dia, penerangan menjadi kebutuhan penting karena aktivitas kendaraan maupun masyarakat tetap berlangsung hingga malam. “Ya kami harap segera dibuat terang,” ujarnya, Sabtu (12/9/2026).
Di sisi lain, Pemkab Gresik tengah menyiapkan penambahan PJU di 191 titik yang menyasar sejumlah jalan kabupaten hingga Jalan Poros Desa (JPD).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi menuturkan, pemasangan tersebut direncanakan pada tujuh ruas jalan. Namun, dia meminta ruas jalan yang masih gelap di kawasan kota tidak luput dari perhatian.
Ia menambahkan, beberapa titik pemasangan sebelumnya belum sepenuhnya tuntas. Karena itu, pemeliharaan maupun penambahan PJU perlu dilakukan pada ruas yang tingkat penerangannya masih rendah.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber