Bisnis.com, JAKARTA —Pengembangan Wiraraja Madura Industrial Estate (WMIE) III di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, memasuki tahap baru. 

PT Wiraraja Madura Internasional menggandeng mitra dari Cina dan Uni Emirat Arab (UEA) untuk mempercepat pengembangan kawasan industri tersebut.

Presiden Direktur Wiraraja Madura Internasional sekaligus Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma’ruf Maulana menjelaskan, kedua mitra tersebut membawa dua elemen penting dalam pengembangan WMIE III, yakni investasi manufaktur dan pembangunan infrastruktur utilitas kawasan.

Dari sisi manufaktur, Wiraraja telah meneken joint development agreement (JDA) dengan Suzhou Artisans untuk mengembangkan fasilitas manufaktur furnitur di WMIE III.

“Proyek tersebut direncanakan menempati lahan sekitar 10 hektare dengan estimasi investasi US$10 juta. Nilai final investasi masih akan ditetapkan berdasarkan rencana proyek dan struktur investasi yang disepakati para pihak,” ujar Akhmad Ma’ruf melalui keterangan tertulis, Sabtu (12/9/2026).

Fasilitas yang akan dikembangkan mencakup pabrik manufaktur furnitur, lini produksi, mesin dan peralatan, pergudangan, logistik hingga fasilitas pendukung.

Suzhou Artisans juga akan memasok teknologi manufaktur, mesin, peralatan, serta production know how yang dibutuhkan untuk operasional fasilitas tersebut.

Sementara itu, kehadiran ODASCO dari Dubai diarahkan untuk mendukung penyiapan infrastruktur utilitas kawasan. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *