BOJONEGORO – Perjalanan panjang sejarah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini tersaji lebih dekat kepada publik lewat Pameran Temporer Jejak Peradaban Bojonegoro di Museum Rajekwesi. Pameran yang diselenggarakan pada Jumat–Minggu (11–13/9/2026) ini menjadi ruang edukasi untuk merawat identitas dan memperkuat karakter generasi muda melalui penelusuran sejarah lokal.
Pameran dibuka oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah pada Jumat (11/9/2026). Pembukaan ditandai dengan prosesi pemotongan pita yang dilanjutkan pelepasan peserta Walking Tour untuk menjelajahi berbagai bangunan dan sudut bersejarah di Kota Bojonegoro.
Nurul Azizah menyampaikan, sejarah bukan sebatas dokumentasi peristiwa masa lalu, melainkan fondasi utama pemotretan karakter masyarakat suatu wilayah.
“Melalui kegiatan ini, saya mengajak generasi muda untuk paham dan memetri sejarah serta budayanya sendiri. Semua harus bangga dan senantiasa membangun daerah lebih baik dengan berpijak pada nilai-nilai sejarah,” kata Nurul, Sabtu (12/9/2026).
Menurut mantan Sekretaris Daerah Bojonegoro tersebut, daerahnya memiliki garis waktu sejarah yang kaya mulai dari era kerajaan, peradaban maritim di sepanjang koridor Bengawan Solo, masa kolonial, hingga masuknya peradaban Islam. Pameran ini diharapkan mampu mendekatkan kembali generasi muda pada jejak-jejak peradaban tersebut.
Penyelenggaraan pameran ini merupakan buah kolaborasi antara komunitas Bojonegoro History melalui Yayasan Jejak Sabda Nusantara dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Agenda ini turut didukung Bantuan Pemajuan Kebudayaan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, Kementerian Kebudayaan RI, serta difasilitasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro.
Para pengunjung yang hadir sejak pukul 13.00 WIB hingga 21.00 WIB disuguhi ragam artefak dan arsip dokumentasi. Koleksi yang ditampilkan mencakup jejak peradaban daerah, narasi perahu kuno, hingga temuan cagar budaya di sepanjang aliran Bengawan Solo.
Selain pameran fisik, ajang ini diisi dengan sarasehan dan seminar sejarah yang menghadirkan pakar arkeologi serta sejarawan untuk membedah prasasti lokal dan sejarah maritim Bojonegoro.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber