
JEMBRANA – Nelayan I Gusti Putu Sugiarta (38) yang dilaporkan hilang tenggelam pada Rabu (9/9/2026) sore di perairan wilayah Desa Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, akhirnya ditemukan.
Korban asal Desa Cupel, Kabupaten Jembrana itu ditemukan meninggal di perairan Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026). Jasadnya dievakuasi menggunakan jukung nelayan sekitar pukul 17.00 Wita.
“Pencarian hari keempat nelayan yang hilang sudah kita lakukan bersama tim SAR Gabungan. Korban ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan ke pantai Pengambengan,” kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan.
Sampai daratan, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Negara menggunakan ambulans Polres Jembrana.
Seperti diwartakan, jukung fiber yang dipakai I Gusti Putu Sugiarta bersama dua orang nelayan, Neri Muktakim (32) dan Samsul Hadi (35) hancur setelah menabrak sebatang kayu yang hanyut di perairan Pulukan sekitar pukul 17.00 Wita, Rabu (9/9/2026).
Mereka dalam perjalanan pulang usai mencari ikan pada koordinat -8°30’02.6”S 114°43’26.3”E. Saat kejadian, ketiganya berpegangan mengunakan serpihan jukung.
Namun, I Gusti Putu Sugiarta diduga dihantam ombak hingga akhirnya tenggelam. Sedangkan dua rekannya selamat sampai daratan. (*)
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber