Lamongan (beritajatim.com) – Kapten Persela, Dendy Sulistyawan, mengaku gairah sepakbolanya kembali membara, setelah merasakan atmosfer luar biasa dari Stadion Surajaya Lamongan.

Minggu 13 September 2026. Menjadi momentum yang ditunggu seluruh elemen sepakbola Kota Soto. Mulai dari suporter hingga pemain. Terlebih bagi sang kapten, Dendy Sulistyawan.

Laga kontra Persis Solo pada pekan pertama Championship 2026/2027, bukan sekedar langkah awal Persela dalam mengarungi kompetisi.

Tapi juga menjadi momentum bagi skuad Laskar Joko Tingkir untuk kembali bisa merasakan dukungan penuh dari suporter setianya, setelah sepanjang musim lalu menanggung sanksi larangan hadirnya suporter di Surajaya.

Khusus buat Dendy, laga ini terasa sangat spesial. Sebab, pesepakbola asal Kecamatan Ngimbang, Lamongan itu, merasa begitu haus akan gemuruh dukungan L.A Mania dan Curva Boys, setelah kurang lebih 7 tahun berkelana bersama Bhayangkara FC. Dan akhirnya, dahaga itu terobati.

“Sangat luar biasa pertandingan tadi. Apalagi dengan dukungan yang stadion full kayak gini, sudah lama enggak saya rasakan. Mungkin terakhir saya rasakan waktu itu ketika lawan tim besar, terus waktu terakhir juga mungkin di Timnas,” kata Dendy, usai laga, Minggu (13/9/2026).

Penyerang berusia 29 tahun itu pun mengaku merinding ketika nyanyian dukungan menggema di tribun Surajaya. Seketika itu juga, Dendy merasa bahwa gairah sepakbolanya kembali membara, seperti tujuh tahun lalu, saat baru promosi ke tim utama Persela.

Kebahagiaan dan rasa haru Dendy semakin sempurna, karena Persela mampu membalas dukungan suporter dengan persembahan 3 poin, setelah menaklukkan Persis Solo fua gol tanpa balas.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *