
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, semakin meluas. Kondisi tersebut membuat seluruh aktivitas wisata Gunung Bromo ditutup total mulai Sabtu (12/9) hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan penutupan dilakukan untuk mendukung proses penanganan kebakaran.
“Dalam rangka efektivitas upaya penanganan dan pemadaman kebakaran, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung,” kata Rudijanta, dikutip dari Detik.
Api yang sebelumnya membakar kawasan savana Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies semakin merembet ke arah Jemplang, Kabupaten Malang.
Petugas gabungan telah melakukan upaya pemadaman, tetapi medan yang sulit dan angin kencang membuat penanganan di sejumlah titik menjadi lebih sulit.
Akses menuju lokasi kebakaran untuk sementara hanya diperbolehkan bagi petugas, mitra, dan relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
Meski wisata Bromo ditutup total, Ranu Regulo masih dapat dikunjungi dengan mengikuti ketentuan yang berlaku. Penutupan Bromo sendiri belum memiliki batas waktu dan akan mempertimbangkan perkembangan kebakaran, proses pemadaman, serta kondisi keamanan kawasan.
Bagi wisatawan yang sudah membeli tiket kunjungan Bromo untuk periode terdampak 12-18 September 2026 atau sampai kawasan dibuka kembali, BB TNBTS menyediakan pilihan refund atau reschedule.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber