SURABAYA ( Kabarjawatimur) – Koordinator Pedagang Pasar Surabaya, Gus Hafidz atau yang akrab disapa Abu Nawas, mendesak Direktur Pembinaan Pedagang PT Pasar Surya (Perseroda),

SURABAYA (Kabarjawatimur)– Persoalan parkir di Kota Surabaya tak hanya berkaitan dengan tarif. Sikap oknum juru parkir (jukir) yang menolak pembayaran nontunai hingga melakukan intimidasi

SURABAYA (Kabarjawatimur)– Persoalan parkir di Kota Surabaya tak hanya berkaitan dengan tarif. Sikap oknum juru parkir (jukir) yang menolak pembayaran nontunai hingga melakukan intimidasi terhadap warga menjadi perhatian serius DPRD Kota Surabaya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Faris Abidin, meminta masyarakat aktif melaporkan jukir yang melanggar ketentuan, termasuk ketika terjadi pemaksaan maupun kekerasan.

Politisi muda PKS itu menegaskan, pelanggaran aturan parkir tidak boleh dibiarkan. Terlebih, jika sikap arogan oknum jukir sudah merugikan dan meresahkan masyarakat.

“Pemkot Surabaya sebenarnya sudah mewajibkan seluruh jukir menerapkan sistem pembayaran nontunai. Namun, di lapangan masih ada beberapa jukir di lokasi tertentu yang menolak aturan ini,” kata Faris saat ditemui Suara Merdeka Surabaya di ruang Komisi C DPRD Surabaya, Senin (14/9/2026).

Menurut Faris, keluhan warga mengenai ulah oknum jukir masih ditemukan di sejumlah lokasi. Tak hanya menolak pembayaran sesuai sistem yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, sebagian oknum juga dinilai bersikap arogan ketika berhadapan dengan pengguna jasa parkir.

Ia menilai, persoalan tersebut menjadi lebih serius apabila penolakan pembayaran nontunai disertai tindakan pemaksaan, intimidasi, atau kekerasan terhadap masyarakat.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *